Hit Enter to search or Esc key to close
Blog thumbnail

Made’s Warung, Tujuan Wisata Kuliner di Bali

Made’s Warung, Tujuan Wisata Kuliner di Bali

Blog thumbnail

Pesonadewata.com – Kuliner | Saat anda dan keluarga berkunjung ke Bali, tidak ada salahnya jika menyempatkan diri menikmati salah satu tempat makan yang sudah menjadi primadona para wisatawan lokal maupun manca negara yaitu Made’s Warung (Warung Made)

Warung selama ini identik dengan tempat makan kecil dan sederhana. Namun tidak begitu dengan Made’s Warung yang terdapat di Seminyak, Bali. Ini merupakan tempat makan yang begitu populer di Pulau Dewata, telah menjadi langganan warga lokal dan turis sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu. Bahkan sekelas presiden Jokowi juga bertandang ke sini untuk menjamu tamu-tamunya. Penasaran seperti apa? Yuk baca ulasannya.

Sebelum menjadi populer seperti sekarang ini, Made’s Warung dahulunya merupakan tempat makan pinggir jalan. Di tahun 1996, perkembangan pariwisata di Bali begitu meningkat. Banyak traveler, surfer, dan lain sebagainya datang berbondong-bondong ke Bali. Dan perlahan-lahan warung yang sebelumnya sederhana, bertransformasi menjadi lebih baik.

Awalnya hanya menawarkan kuliner khas Indonesia, namun seiring berkembangnya waktu, makanan-makanan asing masuk dan diadopsi menjadi menu yang ramah di lidah masyarakat lokal dan turis. Karena hal itulah, tempat makan di Bali ini banyak menjadi jujukan para wisatawan, baik dalam ataupun luar negeri.

Ciri khas tempat makan ini adalah penggunaan dekorasi kain hitam putih dan kerajinan Bali, sehingga suasana Pulau Dewata sangat kental. Menu-menu yang ditawarkan di antaranya ada sayuran kacang panjang, terong, jagung manis, gado-gado, ikan asin, pepes, dan lain sebagainya. Ada menu khusus kuliner Bali yang bisa dicicipi. Untuk menu-menu internasionalnya juga banyak, ada kuliner Thailand, Jepang, Eropa dan lain-lain.

Harga makanan di sini bisa dibilang sepadan dengan rasa yang ditawarkan. Mulai dari puluhan ribu sampai dengan ratusan ribu. Warung Made buka mulai dari jam 10:00 -01:00 dini hari. Sementara waktu kunjungan paling ramai antara jam 20:00 sampai dengan 22:00 WIB.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *